Newest Post

| Senin, 17 Juni 2013
Baca selengkapnya »
Online shopping or online retailing is a form of electronic commerce which allows consumers to directly buy goods or services from a seller over the Internet using a web browser. Alternative names are: e-web-store, e-shop, e-store, Internet shop, web-shop, web-store, online store, and virtual store. An online shop evokes the physical analogy of buying products or services at a bricks-and-mortar retailer or shopping center; the process is called business-to-consumer (B2C) online shopping. In the case where a business buys from another business, the process is called business-to-business (B2B) online shopping. The largest of these online retailing corporations are eBay and Amazon.com, both based in the United States. Retail success is no longer all about physical stores, this is evident because of the increase in retailers now offering online store interfaces for consumers. With the growth of online shopping, comes a wealth of new market footprint coverage opportunities for stores that can appropriately cater to offshore market demands and service requirements.

LEBIH JELASNYA ,NEEE,,,,

Saat ini banyak sekali toko online yang bermunculan di internet, hal ini membuktikan bahwa kepercayaan masyarakat Indonesia dalam berbelanja online semakin besar. Kalau dibandingkan dengan negara-negara lain aktivitas belanja online masyarkat Indonesia masih dibilang relatif sedikit, namun dilihat dari perkembangan tahun ke tahun saat ini proses belanja online di Indonesia sudah mulai mengalami perkembangan yang signifikan. Situasi ini memberikan peluang yang besar bagi penjual-penjual offline untuk memasarkan produk mereka secara online, karena dengan begitu pangsa pasar akan menjadi semakin luas mulai pasar indonesia bahkan sampai dunia.
Toko online yang bermunculan pun menawarkan banyak sekali kemudahan dalam berbelanja, bahkan tidak jarang pula ada yang menawarkan kerjasama penjualan produk dengan sistem dropship. Para pemilik toko online pun berusaha memberikan harga yang murah supaya banyak pengunjung yang berbelanja di tempatnya. Produk yang dipasarkan dalam toko online pun beragam mulai dari produk elektronik, fashion, peralatan rumah tangga, otomotof, obat-obatan bahkan sampai peralatan olahraga atau fitness semua bisa dicari di internet. Hal ini semakin memudahkan para pencari produk yang ingin belanja secara online.
Untuk membuat toko online pun banyak sekali penyedia jasa pembuatan toko online. Proses pembuatan toko online juga sangat cepat, bahkan hanya dalam hitungan menit toko online yang dipesan sudah bisa langsung digunakan. Untuk kisaran harga toko online sendiri antara Rp. 500.000 sampai Rp. 1.000.000 tergantung pilih paket yang mana. Nah kali ini saya ingin mengenalkan ebook cara membuat toko online dengan blogspot, sehingga kita tidak perlu membeli domain dan hosting untuk membuat toko online. Cukup dengan masuk ke blogger kemudian kita buat sendiri maka toko online yang kita inginkan pun langsung bisa kita gunakan dengan GRATIS tanpa biaya apapaun juga. Walaupun menggunakan blopspot namun tampilan toko online ini cukup professional dan tidak kalah dengan berbayar.

Oke untuk lebih jelasnya bagaimana membuat toko online dengan Blogspot silahkan klik link ini TOKO ONLINE BLOGSPOT GRATIS DOMAIN dan HOSTING


dan the importan one is Don`t forget to visit my online store kurnia-handmade.blogspot.com


Posted by : RizKy Ali
Date :Senin, 17 Juni 2013
With 0komentar

kiki

| Sabtu, 15 Juni 2013
Baca selengkapnya »
tes dicoba

kiki

Posted by : RizKy Ali
Date :Sabtu, 15 Juni 2013
With 0komentar

RANCANGAN DATABASE APOTEK

| Kamis, 06 Juni 2013
Baca selengkapnya »

RANCANGAN DATABASE APOTEK

Posted by : RizKy Ali
Date :Kamis, 06 Juni 2013
With 0komentar

INTERNATIONAL JOURNAL OF INFORMATION SYSTEMS

|
Baca selengkapnya »

INTERNATIONAL JOURNAL OF INFORMATION SYSTEMS

Posted by : RizKy Ali
Date :
With 0komentar

System Pendukung Keputusan

|
Baca selengkapnya »
SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN

JENIS-JENIS KEPUTUSAN MENURUT HERBERT A. SIMON :
1.  Keputusan Terprogram, bersifat berulang dan rutin, sedemikian sehingga suatu prosedur pasti telah dibuat untuk menanganinya.
2.  Keputusan Tak Terprogram, bersifat baru, tidak terstruktur dan jarang konsekuen. Tidak ada metode yang pasti untuk menangani masalah ini.

TAHAP-TAHAP PENGAMBILAN KEPUTUSAN MENURUT SIMON :
1.  Kegiatan Intelijen, mengamati lingkungan mencari kondisi-kondisi yang perlu diperbaiki.
2.  Kegiatan Merancang, menemukan, mengembangkan dan menganalisis berbagai alternatif tindakan yang mungkin.
3.  Kegiatan Memilih, memilih satu rangkaian tindakan tertentu dari beberapa yang tersedia.
4.  Kegiatan Menelaah, menilai pilihan-pilihan yang lalu.

KONSEP DSS
       Tingkat-tingkat Manajemen1.  Masalah Terstruktur, merupakan suatu masalah yang memiliki struktur masalah pada 3 tahap pertama, yaitu intelijen, rancangan dan pilihan.
2.  Masalah Tak Terstruktur, merupakan masalah yang sama sekali tidak memiliki struktur pada 3 tahap Simon diatas.
3.  Masalah Semi-Terstruktur, merupakan masalah yang memiliki struktur hanya pada satu atau dua tahap Simon.

ARTI DSS
Suatu sistem yang memberikan kontribusi terhadap para manajer untuk memberikan dukungan dalam pengambilan keputusan.



TUJUAN DSS :
1.  Membantu manajer membuat keputusan untuk memecahkan masalah semi terstruktur.
2.  Mendukung penilaian manajer bukan mencoba menggantikannya.
3.  Meningkatkan effektifitas pengambilan keputusan manajer daripada efisiensinya.

DSS BERFOKUS PADA MASALAH SEMI TERSTRUKTUR
 








MODEL DSS

 




























Data                 Komunikasi             Informasi
 



Data dan Informasi dimasukkan kedalam database dari lingkungan perusahaan. Database juga berisi data yang disediakan SIA. Isi Database digunakan oleh 3 subsistem perangkat lunak :
1.  Perangkat Lunak Penulisan Laporan, menghasilkan laporan periodik maupun khusus. Laporan periodik disiapkan sesuai jadwal dan biasanya dihasilkan oleh perangkat lunak yang dikodekan dalam suatu bahasa prosedural seperti COBOL. Laporan khusus disiapkan sebagai jawaban atas kebutuhan informasi yang tak terduga dan berbentuk database query oleh pemakai yang menggunakan query language dari DBMS atau bahasa pemrograman generasi keempat.
2.  Model Matematika, menghasilkan informasi sebagai hasil dari simulasi yang melibatkan satu atau beberapa komponen dari sistem fisik perusahaan. Dapat ditulis dalam bahasa pemrograman apaun.
3.  Perangkat Lunak GDSS, memungkinkan beberapa pemecah masalah, bekerja sama sebagai satu kelompok, mencapai solusi. Mungkin pemecah masalah itu mewakili satu komite atau tim proyek.

KONSEP GDSS

Sistem Pendukung Keputusan Berkelompok (Group Decision Support System) merupakan
“Suatu sistem berbasis komputer yang mendukung kelompok-kelompok orang yang terlibat dalam suatu tugas (atau tujuan) bersama yang menyediakan interface bagi suatu lingkungan yang digunakan bersama”

Ukuran Kelompok dan Lokasi Menentukan Pengaturan Lingkungan GDSS
                                                        Ukuran Kelompok
                                                Kecil                                Besar
                            Tatap         Ruang                     Pertemuan
  Jarak                 Muka        keputusan                  legislatif
  Peserta         
                        Tersebar       Jaringan                  Konfrensi
                                              keputusan              bermedia
                                              setempat                komputer


Pada tiap keadaan para anggota bertemu pada waktu yang sama atau pada waktu yang berlainan.
Jika anggota bertemu pada waktu yang sama disebut Synchronus Exchange. Co.: rapat komite.
Jika para anggota bertemu pada waktu yang berlainan disebut Asynchronus Exchange. Co.: komunikasi melalu e-mail.
1.  Ruang Keputusan, merupakan pengaturan untuk rapat kelompok kecil secara tatap muka.
2.  Jaringan Keputusan Setempat, jika kelompok kecil tidak mungkin bertemu secara tatap muka, para anggota dapat berinteraksi melalui jaringan setempat atau LAN.
3.  Pertemuan Legislatif, jika kelompok terlalu besar untuk ruang keputusan, pertemuan legislatif diperlukan. Ukuran besar menimbulkan kendala-kendala tertentu pada komunikasi.

4.  Konfrensi bermedia Komputer, beberapa aplikasi OA memungkinkan komunikasi antar kelompok-kelompok besar dengan anggota yang tersebar secara geografis, aplikasi ini dikenal dengan Teleconference
Dalam pertemuan GDSS umum yang menggunakan Group System, suatu kelompok akan bertemu dalam ruang keputusan. Para peserta akan menulis pendapat mengenai suatu topik, seperti :”Sasaran apa yang perlu dimiliki oleh perusahaan kita untuk tahun depan?”
Program ini menyediakan komunikasi paralel maupun anonimitas.
Komunikasi Paralel adalah saat semua peserta menulis pendapat pada saat yang bersamaan.
Anonimitas adalah saat tak seorang pun mengetahui siapa yang menulis pendapat tertentu. Anonimitas memungkinkan setiap peserta menuliskan apa yang benar-benar dipikirkannya tanpa khawatir diejek oleh anggota kelompok yang lain
Setelah sekitar setengah jam menuliskan berbagai pendapat mengenai topik utama, para anggota kelompok mengumpulkan pendapat-pendapat itu kedalam beberapa kategori dengan menggunakan program yang disebut Idea Organizer.
Akhirnya para anggota kelompok menggunakan program Vote untuk memberi peringkat para daftar kategori yang diikhtisarkan oleh Idea Organizer, menurut kriteria tertentu. Tiap anggota menciptakan daftarnya sendiri dan tidak dipengaruhi oleh peringkat orang lain. Ikhtisar dan daftar peringkat ini kemudian ditampilkan pada layar umum untuk memberikan gambaran pada kelompok mengenai konsensus mereka pada topik pertemuan.

PERAN DSS DALAM PEMECAHAN MASALAH
DSS dapat memperluas dukungan manajer dalam pemecahan masalah, karena DSS disesuaikan dengan kebutuhan-kebutuhan khusus manajer.

System Pendukung Keputusan

Posted by : RizKy Ali
Date :
With 0komentar
Next Prev
▲Top▲